Mengakselerasi Digitalisasi Pendidikan: Catatan Bimbingan Teknis PAUD di Kabupaten Kendal

Kendal, 14-15 April 2026 – Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pendidikan nasional, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Digitalisasi Pembelajaran Jenjang PAUD Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 100 peserta jenjang PAUD ini bertempat di SMA PGRI 01 Kendal.

Saya berkesempatan hadir sebagai narasumber dalam forum strategis ini untuk membekali para pendidik dengan pemahaman mendalam mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses belajar mengajar.

Landasan Kebijakan: Menjawab Tantangan Global

Sesi pertama dibuka dengan pembahasan mengenai Kebijakan Digitalisasi Pembelajaran. Transformasi digital saat ini bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan besar seperti penurunan hasil PISA Indonesia sejak 2015 dan kesenjangan akses infrastruktur teknologi.

Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mempercepat distribusi materi dan meningkatkan inovasi pedagogi modern, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

Optimalisasi Perangkat: Dari IFP hingga Laptop

Materi inti berfokus pada pengenalan dan pengoperasian peralatan bantuan TIK tahun 2025, khususnya Interactive Flat Panel (IFP) atau Perangkat Interaktif Digital (PID). IFP merupakan layar sentuh digital yang mendukung presentasi interaktif dan kerja sama berbasis digital. Beberapa fitur unggulan yang dipelajari peserta antara lain:

  • Fitur Multi-touch dan Tap 5 Jari untuk kendali menu.
  • Papan tulis digital dan fitur berbagi layar (Screen Share).
  • Integrasi sistem operasi Android 13 dengan konektivitas WiFi 6.

Selain IFP, kami juga membedah spesifikasi laptop bantuan yang dirancang portable namun bertenaga untuk mendukung produktivitas guru di berbagai lokasi.

Menjamin Keberlanjutan: Perawatan dan Troubleshooting

Agar investasi perangkat TIK ini memberikan dampak jangka panjang, saya menekankan pentingnya aspek Pemeliharaan dan Pengamanan. Prinsip perawatan rutin sangat krusial untuk mencegah kerusakan sebelum terjadi.

Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi:

  • Pembersihan Layar: Menggunakan kain microfiber lembut tanpa cairan berbahan alkohol.
  • Keamanan Fisik: Penempatan di ruangan terkunci dengan tralis dan pengamanan stand IFP menggunakan security lock.
  • Troubleshooting Mandiri: Melatih guru untuk berani menganalisis masalah teknis dasar sebelum memanggil bantuan eksternal, guna menjaga kelancaran proses pembelajaran.

Ruang Murid: Teman Belajar dan Sumber Inspirasi

Salah satu materi krusial yang saya sampaikan adalah pemanfaatan platform Ruang Murid. Platform ini hadir sebagai solusi bagi guru dan murid dalam mengakses sumber belajar yang variatif. Poin utama yang kami bedah meliputi:

  • Sumber Belajar Melimpah: Ruang Murid menyediakan lebih dari 3.300 materi berupa video dan teks bacaan yang siap pakai. Ini menjadi solusi bagi guru PAUD yang sering kesulitan mencari bahan ajar yang menarik.
  • Latihan Soal Interaktif: Murid dapat mengakses kumpulan soal latihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dengan cara yang menyenangkan.
  • Aksesibilitas Tinggi: Platform ini dirancang ramah untuk semua, memungkinkan guru memberikan materi yang terdiferensiasi sesuai kebutuhan setiap anak.

Penutup

Digitalisasi bukan hanya tentang pengadaan alat, melainkan kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan, merawat, dan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum yang berpusat pada kebutuhan peserta didik. Melalui Bimtek di Kendal ini, kita berharap ekosistem belajar yang modern dan bermutu bagi pendidikan anak usia dini dapat segera terwujud

Materi Bisa di akses di :

  1. https://canva.link/nlgr23cfmwp8t6k
  2. https://canva.link/uwzal72dptywt89
  3. s.id/bbpmp

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses